Distribusi 3,4 Ton Setiap Pengiriman, Bengkulu Jadi Suplayer Daging Celeng Terbesar Di Sumatera
Siber-news.com - Bengkulu salah satu suplayer terbesar Daging Celeng di Sumatera dengan tingkat distribusi sebesar 3,4 ton setiap kali pengiriman.
Seperti yang disampaikan Kepala Stasiun Karantina Pertanian M Ishak, melalui Kepala Bagian Pemeriksaan Kesehatan Hewan, Hafli Hasibuan mengatakan nilai tersebut adalah pengiriman Daging Celeng sebagai bahan makanan di Kebun Binatang Ragunan.
"Juga ke Kebun Binatang di Semarang sebanyak 500 kilo sekali kirim. Pengiriman ke Ragunan dan Kebun Binatang di Semarang sebagai bahan pangan hewan lindung di sana. Sementara itu ke Sumatera Utara atau Medan mencapai 3 ton perbulan. Kegunaannya lain lagi, sebagian besar pengiriman ke Medan adalah untuk di konsumsi," kata Hafli.
Hafli menambahkan, suplayer Daging Celeng terbesar di Bengkulu berasal dari Bengkulu Tengah dengan dua suplayer yakni PO Sidorumpun dan Panjita Pondok Kelapa untuk dikirim ke Kebun Binatang Ragunan, dan daerah Mukomuko serta Bengkulu Selatan.
"Karena sudah kontrak, melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi melakukan pengiriman dengan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut di Stasuin Karantina Pertanian melalui pemeriksaan dari aspek fisik dan organ oleptik. Kemudian daging dibekukan dan dikirim melalui darat dengan perlakuan ketat dengan segel gps tracker, dan daging berupa daging beku" paparnya.
Bengkulu juga Suplay Sarang Walet
Tak hanya Daging Celeng, Bengkulu juga sebagai pemasok Sarang Walet di mana rata-rata hampir 1 ton/perbulan dikirim ke berbagai daerah, seperti Medan, Jakarta dan Surabaya.
"Sebelum pandemi, orang dari luar daerah rutin ke Bengkulu. Pengumpulnya ada hampir di setiap kabupaten dengan nilai jual Sarang Walet Rp 15 juta sampai Rp 25 juta perkilo," pungkas Hafli. (Rls)
