Tekan Wabah Corona, Bupati Hijazi Siapkan Tempat Karantina Pendatang
Siber-news.com - Bupati Rejang Lebong Ahmad Hijazi meninjau lokasi rumah sakit PMI yang berlokasi di Desa Dataran Tapus, Kecamatan Bermani Ulu Raya, Sabtu siang, 4 April 2020.
Kedatangan bupati yang didampingi sejumlah pejabat PU Rejang Lebong yakni Kepala Dinas PU Yusran Fauzi, Kabid Bina Marga Roni Saputra dan Kabid Cipta Karya Hary Eko Purnomo hari itu untuk melihat kondisi bangunan rumah sakit PMI yang rencananya untuk sementara waktu akan dijadikan sebagai ruang karantina khusus untuk menangani kemungkinan adanya bagi warga pendatang yang terduga terpapar virus corona atau Covid-19.
Dalam kesempatan itu, bupati mengatakan, rumah sakit PMI ini nantinya akan diperuntukkan bagi pendatang atau masyarakat luar yang baru tiba seperti daerah Padang Ulak Tanding (PUT) agar memeriksakan kesehatan mereka dengan melakukan isolasi selama 14 hari untuk mengantisipasi penularan covid-19.
"Hari ini saya bersama Kepala Dinas PU dan rekan-rekan untuk mempersiapkan untuk daerah ini juga sebagai karantina. Jadi karantina disini bukan ODP bukan PDP. Jadi karantina disini orang yang baru datang dari luar yang nanti datang dari Padang Ulak Tanding yang dia berdomisili di Rejang Lebong. Sehingga dia tidak boleh pulang dulu sesuai dengan aturan protokol Covid-19 14 hari. Jadi dia harus berada 14 hari dulu disini," ujar bupati.
Orang nomor satu di Kabupaten Rejang Lebong itu juga menyebutkan, untuk fasilitas penampungan atau karantina bagi warga pendatang, rumah sakit PMI saat ini memiliki kapasitas tampung sebanyak 30 tempat tidur. Dan untuk fasilitas lainnya seperti air bersih, listrik hingga peralatan kesehatan dalam waktu dekat akan segera dilengkapi.
"Dan ini kapasitas tempat tidur ada 30 tempat tidur saya lihat. Kita siapkan disini nanti, ini Kepala Dinas PU akan memperbaiki jalan, pasang air. Ini tidak lama seminggu selesai pasang air sumur bor sama listrik. Kalau jalan tetap bisa, tapi tetap akan dibangun jalan," paparnya. [Adv]
